Pemerintah AS Paksa Anthropic Nonaktifkan Fable 5 dan Mythos 5: Drama di Balik Penutupan Model AI Paling Canggih di Dunia
D unia teknologi dikejutkan oleh langkah pemerintah Amerika Serikat yang memaksa Anthropic menonaktifkan dua model kecerdasan buatan tercanggihnya — Fable 5 dan Mythos 5 — hanya tiga hari se...

Poin utama
D unia teknologi dikejutkan oleh langkah pemerintah Amerika Serikat yang memaksa Anthropic menonaktifkan dua model kecerdasan buatan tercanggihnya — Fable 5 dan Mythos 5 — hanya tiga hari setelah diluncurkan ke publik.
Di balik keputusan ini tersimpan drama yang melibatkan keamanan nasional, tuduhan jailbreak, dan sebuah paradoks besar: investor terbesar Anthropic sendiri yang memicu penutupan itu.
Jakarta, 15 Juni 2026 — Peristiwa mendadak ini memicu ketegangan baru antara regulator Washington dan raksasa AI Silicon Valley.
Dunia teknologi dikejutkan oleh langkah pemerintah Amerika Serikat yang memaksa Anthropic menonaktifkan dua model kecerdasan buatan tercanggihnya — Fable 5 dan Mythos 5 — hanya tiga hari setelah diluncurkan ke publik. Di balik keputusan ini tersimpan drama yang melibatkan keamanan nasional, tuduhan jailbreak, dan sebuah paradoks besar: investor terbesar Anthropic sendiri yang memicu penutupan itu.
Jakarta, 15 Juni 2026 — Peristiwa mendadak ini memicu ketegangan baru antara regulator Washington dan raksasa AI Silicon Valley. Dengan mengutip otoritas keamanan nasional, pemerintah AS mengeluarkan arahan kontrol ekspor untuk menangguhkan semua akses ke Fable 5 dan Mythos 5 bagi setiap warga negara asing — baik yang berada di dalam maupun di luar Amerika Serikat — termasuk karyawan Anthropic yang merupakan warga negara asing. Dampaknya, Anthropic harus menonaktifkan kedua model tersebut untuk seluruh pelanggannya demi memastikan kepatuhan hukum, sementara akses ke semua model Anthropic lainnya tidak terpengaruh. Menurut sumber yang mengenal Anthropic, perusahaan hanya diberi waktu 90 menit untuk menarik model terbarunya dan tidak mendapat komunikasi sebelumnya mengenai ancaman keamanan nasional tersebut.
Dalam artikel ini- Amazon sebagai Aktor Tak Terduga dan Debat Jailbreak
- Ancaman Siber, Faktor China, dan Dampak Masa Depan IPO
Bagian 01
Amazon sebagai Aktor Tak Terduga dan Debat Jailbreak
Yang membuat kasus ini semakin mengejutkan adalah siapa yang memicu penutupan ini. CEO Amazon Andy Jassy dilaporkan memberitahu pejabat pemerintah bahwa para peneliti menggunakan Fable 5 untuk mendapatkan informasi yang bisa digunakan dalam serangan siber. Jassy secara pribadi menghubungi Menteri Keuangan Scott Bessent dan pejabat senior lainnya pada Kamis, 12 Juni 2026, untuk menyampaikan temuan peneliti keamanan Amazon sendiri bahwa model Fable 5 yang baru diluncurkan bisa dipancing melalui teknik tertentu untuk menghasilkan informasi yang berguna bagi serangan siber. Percakapan-percakapan tersebut langsung mendahului arahan kontrol ekspor yang dikeluarkan oleh Menteri Perdagangan Howard Lutnick kepada Anthropic. Ini menempatkan Amazon dalam posisi yang luar biasa janggal: Amazon telah menggelontorkan sekitar $13 miliar ke Anthropic dan mengamankan komitmen pengeluaran infrastruktur AWS senilai $100 miliar dari startup tersebut, yang sebelumnya diharapkan akan melakukan IPO pada akhir 2026.
Apa yang kemudian terjadi adalah serangkaian panggilan telepon antara CEO Anthropic Dario Amodei dan pejabat senior administrasi, di mana Amodei berargumen bahwa celah keamanan yang ditemukan Amazon bersifat sempit, bukan jailbreak penuh terhadap pengamanan model. Anthropic mempertanyakan keseriusan ancaman tersebut. Mereka meninjau demonstrasi teknik spesifik yang digunakan untuk mengidentifikasi sejumlah kecil kerentanan yang sudah diketahui sebelumnya dan bersifat minor, yang semuanya tampak relatif sederhana — dan model-model lain yang tersedia untuk publik pun mampu menemukannya tanpa memerlukan teknik bypass.
Namun pihak pemerintah punya pandangan berbeda. David Sacks, co-chair Dewan Penasihat Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Presiden AS, menulis bahwa Anthropic menolak memperbaiki celah jailbreak yang dilaporkan oleh "mitra terpercaya yang sangat kredibel dari Anthropic dan pemerintah AS," dan menambahkan bahwa perusahaan "memprioritaskan kelanjutan penawaran model komersial daripada keselamatan."
Bagian 02
Ancaman Siber, Faktor China, dan Dampak Masa Depan IPO
Kemampuan siber canggih dari Fable 5 dan Mythos 5 memang menjadi sumber kekhawatiran nyata bagi Washington. Pemerintah mengungkapkan kekhawatiran bahwa kemampuan ini berpotensi jatuh ke tangan "orang-orang yang seharusnya tidak memilikinya," dengan laporan menyebut adanya dugaan kelompok asal China yang telah mengakses model tersebut. Minggu lalu, Anthropic mengungkapkan bahwa model kelas Mythos-nya mampu mengubah kerentanan perangkat lunak yang baru diungkapkan menjadi eksploit yang berfungsi dalam hitungan jam, atau bahkan menit dalam beberapa kasus, alih-alih minggu — mengubah N-days menjadi N-hours. Tim Red Team Anthropic sendiri pernah memperingatkan: "Seorang operator tunggal kini dapat mengubah satu bulan tambalan menjadi eksploit yang berfungsi dalam satu siang — dengan beberapa ribu dolar dan tanpa keahlian khusus."
Ketegangan antara Anthropic dan pemerintah AS bukanlah hal baru. Pada awal Maret 2026, Departemen Pertahanan AS mengklasifikasikan Anthropic sebagai "risiko rantai pasokan," sebuah designasi yang menurut CEO Dario Amodei "tidak dapat dipertahankan secara hukum." Anthropic bahkan telah mengajukan dua gugatan hukum untuk menentang klasifikasi tersebut. Penutupan kali ini terjadi pada momen yang sensitif bagi Anthropic, yang sebelumnya diharapkan akan melakukan penawaran saham perdana (IPO) pada akhir 2026. Larangan berkepanjangan terhadap model-model unggulannya berpotensi memperumit jadwal tersebut dan menimbulkan pertanyaan tentang risiko regulasi bagi perusahaan AI frontier. Penonaktifan ini juga berdampak langsung pada pelanggan enterprise termasuk bank-bank dan lembaga pemerintah yang telah menggunakan model kelas Mythos untuk penalaran kompleks dan penemuan kerentanan.
Hingga 14 Juni 2026, kedua model masih offline dan Anthropic belum mengumumkan jadwal pemulihan. Penasihat Gedung Putih David Sacks menyatakan bahwa jalan menuju pemulihan adalah Anthropic memperbaiki kerentanan yang teridentifikasi, dan bahwa administrasi ingin masalah ini diselesaikan dengan cepat. Anthropic sendiri menyebut situasi ini sebagai "kesalahpahaman" dan menyatakan sedang bekerja keras untuk memulihkan akses. Namun perjalanannya tidak sederhana: Arahan kontrol ekspor ini menggunakan mekanisme hukum yang berbeda dari designasi rantai pasokan FASCA yang sudah ditantang Anthropic di pengadilan, sehingga injunction sementara dari California yang sebelumnya diperoleh Anthropic tidak berlaku di sini.
Kesimpulan
Kasus penonaktifan paksa Fable 5 dan Mythos 5 ini menjadi babak baru yang paling dramatis dalam hubungan antara industri AI frontier dan regulasi pemerintah. Pertarungan yang terjadi saat ini tidak lagi hanya sebatas perdebatan soal etika AI normatif, melainkan sudah bergeser jauh ke ranah konflik kepentingan bisnis raksasa, geopolitik global, dan persaingan ketat dalam mengendalikan teknologi paling kuat yang pernah ada di tangan manusia.
Referensi
Sumber utama yang digunakan dalam penyusunan artikel ini.
- Anthropic, CNN Business, The Hacker News, Bloomberg, Fortune, TechTimes, MLQ.ai, Tom's Hardware, The Next Web Kompilasi Berita Multi-Sumber Laporan Terintegrasi



